Berkecamuk banget pikiranku, meluap2...ya ampun tapi aku pasti bisa dan hrz bisa. Kada merasa menyesal dan tidak adil tetapi aku g mau mengungkitny. Kalau sudah g mau mengungkitny kadang aku ingin mengingat rasa sayang kasih sayang sentuhan sayang dan kecupan yang penuh dengan rasa dari hati yang seakan tak lekang oleh waktu. Tapi begitu singkatny kisah itu bahkan aku belum benar2 nyaman, aku masih sedikit terkejut dan itu masih sekedar mimpi bagiku, ya Allah aku ingin menangis ya Allah. Aku tidak bisa membohongi hatiku sendiri aku masih sangat menyayanginy aku masih mengharap apapun yang ia lakukan untuk menyakitiku ya Allah. Begitu kejamnya, aku tahu ini perih rasany, dan ini begitu perihny hingga kadang aku merasa kehilangan diriku sendiri dimana saat aku ingin menangis aku tak bisa menangis,
Tahukan kalian semua, hingga kini tiap kali aku bertemu, memandang , aku tak dapat bernafas, aku tak tdapat berucap dan aku tak menyangka ia sejahat itu. Apa yang harus kuperbuat, aku tak tahu apakaha ku menilainy terlalu tinggi, kunilai terlalu baik dan kunilai terlalu hebat hingga aku masih belum dapat percaya ia hanya seperti itu yang tega membuangku meninggalkan rasa perih ini ya Allah, bantu aku, bantu aku untuk mengungkap rasa. Aku salah kalau terlalu menyayanginy tetapi tiap sentuhanny bahkan tiap perkataanny bisikan yang dia hembuskan di telingaku begitu mendamaikan dan begitu membuatku yakin ketulusany menyayangiku. Tetapi mengapa seperti ini sekarang seakan aku tak dianggapny sama sekali, tak ada satu patah katapun untukku apalagi bisikan yang kuharapkan. Bahkan ia tidak mau membicarakan semua ini denganku, hanya lewat sms dia pikir cukup. Sejahat itukah dia hingga dia pikir penyelesaian seperti itu adalah jalan terbaik, dan yang membuat aku benar2 shock saat dia dengan santainy bergombal2an dengan seseorang yang g aku kenal...perih bgt rasany.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar